Jam
tangan ini bukan terbuat dari logam, karet, atau plastik, melainkan
dari limbah kayu. Beragam kayu bisa digunakan seperti kayu jati, mahoni,
sono keling, hingga nangka. Jam tangan terbuat dari kayu asal Kulon
Progo ini dibuat secara manual. Iyos Pramana pemuda asal dusun Madigondo
Sanigaluh Kulon Progo Yogyakarta adalah sosok dibalik pembuatan jam
kayu ini. Banyaknya limbah kayu di daerahnya menjadi dsar ide
kreatifnya.
Dirintis
sejak akhir 2015, pabrik rumahan jam tangan terbuat dari kayu ini
berdayakan pemuda sekitar rumah, ratusan jam tangan kayu pun dihasilkan.
Harga satu jam tangan dibanderol 780 ribu rupiah. Tak hanya hasilkan
jam tangan, industri rumah tangga ini juga merambah ke pembuatan kaca
mata kayu.